18 August 2007

Ibukota Tana Tidung ( live report )



bagaimana menentukan ibukota kabupaten yang baru?
RUU tentang delapan kabupaten dan kotamadya akan segera disyahkan Undang undang termasuk di dalamnya dari Kabupaten Tanah Tidung, Kalimantan Timur bentukan ; 3 Kecamatan dari Kabupaten Bulungan; Sesayap, Sesayap Hilir dan Tanah lia ; 3 kecamatan dari Kabupaten Nunukan; Sembakung, Lumbis dan Sebuku. Bagaimana menentukan ibukota kabupaten baru..
Dari Tinjauan teknis penulis mencatat sebagai berikut :
1. Ibukota dari Kabupaten harus mempunyai elevasi yang cukup tinggi, sebagian dari candidat ibukota terletak di sepanjang sungai sesayap, tentunya rawan akan banjir. Pertemuan arus pasang laut dan arus sungai berada di pertemuan antara kota tidung pale dan sesayap. Perlu diestimasikan untuk jangka panjang, apakah akibat dari arus yang dikirim dari hulu mengalami kenaikan optimal dalam waktu tertentu, tidak berpengaruh terhadap tempat yang ditentukan. 100 tahun, atau lebih? tidung pala apakah tetap konsisten tidak terkena banjir.
2. Khusus pusat perkotaan yang akan tetapkan, apakah letaknya cukup bagus untuk drainase, artinya , elevasi dari pusat perkotaan harus mempunyai kelandaian yang cukup sehingga pada keadaan surplus, keadaan optimal akibat hujan dan kiriman dari beberapa tempat dapat dialirkan cepat ke sungai.
Apabila kelandaian cukup, mempunyai keuntungan. apabila tanah letak pusat perkotaan tersebut merupakan gambut tentunya , proses pematangan akan terintegrasi secara cepat untuk memampatkan air pori. Rekomendasi supaya low cost, harus dilakukan uji tanah untuk mencari daerah yang non gambut dan lempung (clay) dari satu sisi struktur bisa kita menghemat pondasi, kita tidak perlu memancang pondasi, cukup sumuran, foot plate yang lebih murah.
Dua tinjauan dari kacamata teknis, tentunya belum cukup, hukum ekonomi pun mempunya skala faktor yang tinggi untuk menjadi alasan ditentukannya sebuah ibukota kabupaten. The most important thing is ... tanah tidung for peace and wealth.

1 comment:

Anonymous said...

selamat kepada tidung pala