14 May 2006

bantaran sungai

bantaran sungai malinau rasanya akan menjadi samarinda atau bulungan beberapa waktu lalu, bantaran sungai sebagai fungsi bagian tidak terpisahkan dari kesatuan DAS, contra dengan policy memanfaatkan bantaran sungai sebagai pemukiman atau daerah untuk sentra dagang, alhasil dalam beberapa waktu, pujasera yang cantik di seberangnya dibangun kios-kios untuk dagang, mudah ditebak, aktivitas MCK kembali ke sungai, pemandangan ini akan mengulangi keadaan samarinda atau bulungan beberapa tahun lalu, bantaran jadi kumuh

solution,
pertama, mau ndak mau bantaran sungai harus dibebaskan dari fungsi guna pemukiman, kalau jalan ada GSB , di sungai harus juga ada.
kedua, Tanjung Selor baru saja membuat Site pile di sepanjang bantaran, Samarinda merelokasi pemukiman sepanjang sungai mahakam, malinau belum terjadi itu, bercermin, harus dibuatkan policy melindungi bantaran sungai menjadi fungsi DAS. artinya dilarang membuat rumah atau menjadikan sentra dagang disepanjang bantran sungai.

boleh menjadi pujasera tanjung selor tapi, harus dibuat penahan site pile yang cukup menahan aktifitas di atasnya,
ketiga, mencegah lebih baik daripada kedaden.

No comments: