08 October 2005

Tuhan Begitu Jauh, Tuhan Begitu Dekat.

Tuhan dapat dilihat dari dua segi: dari Zat-Nya (esensi-Nya) dan dari segi hubungan dengan makhluk-Nya. Dalam perspektif pertama, Tuhan tidak dapat dipahami. Tuhan berada "jauh" dari kita.Dari perspektif pertama, kita harus melakukan tanzih ( membersihkan Tuhan dari segala kesamaan dengan makhluk). Dia adalah Theos Agnostos- Allah benar-benar tidak diketahui dan tidak terjangkau oleh manusia.
Dalam perspektif kedua - dalam hubungan-Nya dengan makhluk, -Tuhan dapat kita pahami. Kalau perspektif pertama Tuhan begitu jauh, dalam perspektif kedua Tuhan begitu dekat; " Kami lebih dekat kepada manusia ketimbang urat lehernya sendiri" ( Q. S 50:16)

No comments: